Friday, 16 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Federal Reserve Memangkas Suku Bunga Seperempat Poin
Friday, 8 November 2024 02:44 WIB | FISCAL & MONETARY |The Fed

Federal Reserve menyetujui pemangkasan suku bunga kedua secara beruntun pada hari Kamis (7/11), bergerak dengan kecepatan yang tidak seagresif sebelumnya tetapi melanjutkan upayanya untuk menyesuaikan kebijakan moneter.

Sebagai tindak lanjut dari pengurangan setengah poin persentase besar pada bulan September, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menurunkan suku bunga acuan mala mini sebesar seperempat poin persentase, atau 25 basis poin, ke kisaran target 4,50%-4,75%. Suku bunga tersebut menentukan berapa biaya yang dibebankan bank satu sama lain untuk pinjaman semalam tetapi sering kali memengaruhi instrumen utang konsumen seperti hipotek, kartu kredit, dan pinjaman mobil.

Pasar telah memperkirakan langkah tersebut secara luas, yang dikomunikasikan baik pada pertemuan bulan September maupun dalam pernyataan tindak lanjut dari para pembuat kebijakan sejak saat itu. Pemungutan suara dilakukan dengan suara bulat, tidak seperti langkah sebelumnya yang melihat suara "tidak" pertama dari seorang gubernur Fed sejak 2005. Kali ini, Gubernur Michelle Bowman menyetujui keputusan tersebut.

Pernyataan pasca-pertemuan mencerminkan beberapa perubahan dalam cara Fed memandang ekonomi. Di antaranya adalah pandangan yang berubah dalam cara menilai upaya untuk menurunkan inflasi sambil mendukung pasar tenaga kerja.

"Komite menilai bahwa risiko untuk mencapai sasaran ketenagakerjaan dan inflasi secara garis besar seimbang," dokumen tersebut menyatakan, sebuah perubahan dari bulan September ketika mencatat "keyakinan yang lebih besar" dalam proses tersebut.

Pejabat Fed telah membenarkan mode pelonggaran kebijakan karena mereka melihat dukungan terhadap ketenagakerjaan menjadi setidaknya prioritas yang sama besarnya dengan menahan inflasi.

Di pasar tenaga kerja, pernyataan tersebut mengatakan "kondisi secara umum telah mereda, dan tingkat pengangguran telah meningkat tetapi tetap rendah." Komite kembali mengatakan ekonomi "terus berkembang dengan kecepatan yang solid."

Mayoritas pejabat telah membuat perubahan kebijakan sebagai upaya untuk mengembalikan struktur suku bunga agar sejalan dengan ekonomi di mana inflasi kembali ke target bank sentral sebesar 2% sementara pasar tenaga kerja telah menunjukkan beberapa indikasi pelunakan.

Ketua Fed Jerome Powell telah berbicara mengenai "recalibrating" kebijakan kembali ke tempat yang tidak lagi perlu seketat seperti ketika bank sentral hampir semata-mata berfokus pada penjinakan inflasi. Powell akan menjawab pertanyaan mengenai keputusan tersebut pada konferensi persnya pukul 14.30 waktu timur AS. Pertemuan pada bulan November ini diundur sehari karena pemilihan presiden AS.(yds)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps...
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi...
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan...
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...

Barkin: Ekonomi AS di Titik Rapuh, Data Jadi Penentu...
Tuesday, 6 January 2026 20:26 WIB

Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...

Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar...
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS